KHO PING HOO BADAI LAUT SELATAN PDF

Asmaraman S. Kho Ping Hoo has 62 books on Goodreads with ratings. Asmaraman S. Kho Ping Hoo’s Badai Laut Selatan by. Asmaraman S. Kho Ping. Kho Ping Hoo or Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo (born in Sragen, 17 August – died in Solo, 22 July However, the inaccuracies does not affect the popularity of Kho Ping Hoo. . Keris Pusaka Sang Megatantra: Badai Laut Selatan. Penulis: Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo .. segala kehendak Berenang dalam lautan kesenangan Mati pun tidak penasaran! Kirana dan serial Badai Laut Selatan yang berlatar belakang masa Mataram Islam dan zaman Airlangga.

Author: Grogore Ganos
Country: Sri Lanka
Language: English (Spanish)
Genre: Medical
Published (Last): 9 February 2004
Pages: 488
PDF File Size: 3.52 Mb
ePub File Size: 8.41 Mb
ISBN: 157-3-77338-919-6
Downloads: 3058
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Dutaur

Siapa yang berhasil mendapatkan Pedang Siang-bhok-kiam ini? Perasaan ngeri yang luar biasa membuat Kwat Lin cepat menggerakan tangan kanannya, dengan dua buah jari tangan dia menusuk ke arah ubun-ubun kepalanya sendiri sambil mengerahkan sinking.

Kini senyumnya bahkan lenyap dan mulutnya menyeringai penuh sikap mengejek, matanya berkilat-kilat dan suaranya berubah kaku, ketus dan memandang rendah. Orang-orang kang-ouw, termasuk aku, yang telah menerima pengobatanmu, membawa namamu di dunia kang-ouw dan terjadilah geger karena nama Sin-tong menjadi kembang bibir setiap orang kang-ouw. Mereka itu terdiri dari 12 orang laki-laki dari usia tiga puluh sampai empat puluh tahun, dan seorang wanita berusia dua puluh lima tahun, berwajah manis dan bertubuh bagus dengan pinggang ramping.

Yang beruntung bertemu dengannya akan menerima petunjuk.

Karena khawatir dikenal, tiga orang itu lalu membunuh ayah-bunda Sin Liong dengan bacokan-bacokan golok. Kalau aku tidak butuh barang, aku tentu tidak akan menganggu orang, dan kalau orang yang kumintai barangnya itu tidak melawan, aku tentu tidak akan menyerangnya. Dia lalu mengambil bubukan akar tertentu, menabur bubukan itu ke dalam luka yang mengangga. Sign in with Facebook Sign in options.

Syamsul Bahri (abah) – Banda, 01, Indonesia (30 books)

Aneh melihat seorang anak kecil seperti itu sudah ada keriput di antara kedua alisnya! Kalau aku memiliki kepandaian, aku akan melindungimu dengan seluruh tubuh dan nyawaku, bukan hanya karena dua kali kau menolongku, melainkan karena tidak rela aku melihat orang mau merusak seorang bocah ajaib seperti engkau ini.

Benar saja, rintihan orang itu makin perlahan tanda bahwa rasa nyerinya berkurang dan akhirnya orang itu menarik nafas panjang karena rasa nyerinya kini dapat ditahannya. Goodreads Indonesia tidak mau berhenti hanya pada tahapan sebagai komunitas pembaca pasif. Dara itu membelalakan matanya dan melihat pandang mata kakek itu kepadanya, melihat senyum yang baginya amat mengerikan itu, tiba-tiba dia membalikan tubuhnya dan melayang ke arah sebatang pohon besar, dengan niat untuk membenturkan kepalanya pecah pada batang pohon itu!

  LEVITON CR20 PDF

Rate this book Clear rating 1 of 5 stars 2 of 5 stars 3 of 5 stars 4 of 5 stars 5 of 5 stars. Puluhan tahun mempelajari ilmu Bekal memenuhi segala kehendak Berenang dalam lautan kesenangan Mati pun tidak penasaran! Message Compare books Block this user.

badai laut selatan kho ping hoo pdf

Para pendekar Bu-tong-pai itu terkejut ketika merasakan betapa telapak tangan mereka menjadi panas dan nyeri setiap kali pedang mereka tertangkis tongkat. Kwat Lin melawan sekuat tenaga, namun sia-sia belaka. Create a free website or blog at WordPress.

Tangan kirinya berubah menjadi merah sekali, merah darah! Seri Pendekar Bodoh merupakan serial ke 3 dari Pendekar Sakti yang menceritakan pendekar bernama Sie Cin Hai lebih terkenal dengan julukan Pendekar Bodoh karena tampangnya yang culun.

Sin Liong mengerutkan alisnya.

Benarkah ini, dan apakah Locianpwe sekarang sedang menuju ke hutan itu? Jelas tampak olehnya betapa para tetangganya itu, seperti sekumpulan serigala buas, menyerang dan memukuli tiga orang pencuri tadi, para pembunuh ko. Agaknya dia seorang pengemis tua yang hidupnya serba kekurangan namun yang dapat menyesuaikan diri sehingga tidak merasa kurang, bahkan kelihatannya gembira, menerima hidup apa adanya dan hatinya selalu senang.

Saicu-hokang Ilmu menggereng seperti singa berdasarkan khikang! Kami kebetulan berada di daerah ini dan mendengar akan Sintong yang terancam bahaya, maka kami melihat Locianpwe lalu sengaja hendak bertanya.

Books by Asmaraman S. Kho Ping Hoo (Author of Bu Kek Siansu)

Sudah beberapa tahun dia melakukan ini setiap hari duduk sambil mandi cahaya matahari selama dua tiga jam sampai semua tubuhnya bermandi peluh dan terasa panas barulah dia berhenti. Mereka bertiga itu roboh, dan terus digebuki, dibacok, dihantam dan darah muncrat-muncrat. Kalau tadi mereka itu menyerangnya dari kedudukan tertentu, biarpun gerakan mereka tadi berdasarkan Ngo-heng-kiam, namun dia sudah dapat mengenal dasar Ngo-heng-kiam dan dapat menggerakan tongkat secara otomatis untuk menangkis semua pedang yang dating menyambar.

Akan tetapi Sin Liong yang melakukan hal itu dengan rasa kasih sayang di hati, dengan rasa iba yang mendalam dan tidak dibuat-buat dan tidak pula disengaja, menerima bau itu dengan perasaan makin terharu.

Karena itu, dalam pertemuan ini, serahkan saja kepadaku untuk mewakili kalian semua! Beberapa sinetron yang ditayangkan televisi Indonesia juga memiliki kesamaan cerita dengan novel Kho Ping Hoo.

  HITACHI CPX2514WN PDF

Jul 24, Kiranya bocah ini, yang baru saja tergetar jiwanya, tergores penuh luka melihat ayah bundanya dibacoki dan dibunuh, ketika melihat tiga orang pembunuh itu dikeroyok dan disiksa, jiwanya makin terhimpit, luka-luka dihatinya makin banyak dan dia tidak kuat menahan lagi.

On 14th of December one of his most famous stories “bukek siansu” – the golden flute – finally arrived in China introduced by Ambassador Imron Cotan, Indonesian Ambassador to the People’s Republic of China. Sepasang mata anak itu bersinar-sinar penuh seri kehidupan ketika dia tadi melihat munculnya bola merah besar di balik puncak gunung sebelah timur, bola merah yang amat besar dan yang mula-mula merupakan pemandangan yang amat menarik hati, akan tetapi lambat laun merupakan benda yang tak kuat lagi mata memandangnya karena cahaya yang makin menguning dan berkilauan.

Semenjak dahulu, Bu-tong-pai tidak pernah bermusuhan dengan tokoh kang-ouw yang manapun juga, tidak pula mencampuri urusan mereka. Kunlun Hiap-Kek ; Djil. Ilmu-ilmu yang diciptakan ataupun disempurnakan olehnya terus bergaung dalam seluruh episode saga ini. Seolah-olah seekor kucing yang menjadi gembira dapat mempermankan seekor tikus yang telah tersudut dan tidak berdaya, mempermainkannya dan melihatnya tersiksa dan meronta sebelum menjadi mangsanya!

Seorang perampok tunggal yang mengandalkan hidup dari merampok orang lewat! Locianpwe adalah tokoh terkenal yang berjuluk Pat-jiu Kai-ong, bukan? Akan tetapi sekarang, sukar sekali menentukan dari mana serangan akan datang, dan gerakan mengelilinginya itu benar-benar mendatangkan rasa pusing.

Beberapa menit kemudian setelah kakek aneh ini lewat, tampak berkelebat bayangan orang, juga datang dari arah timur melalui kaki bukit itu. Dengan ilmu meringankan tubuh yang hampir sempurna, tiga belas orang pendekar Bu-tong-pai itu dan dapat menyusul dan berkelebatlah tubuh mereka, dari kanan kiri dan atas, tahu-tahu mereka telah berdiri menghadap di depan kakek pengemis dengan sikap keren dan gagah sekali.

Benar-benar seorang manusia yang kejam melebihi iblis sendiri. Aku seorang pengemis tidak mempunyai uang oho membayar upah kalian! Demikianlah sampai dua tahun lamanya anak berusia lima tahun ini tinggal seorang diri di dalam Hutan Seribu Bunga. This site uses cookies.